Competitions
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sedang berupaya maksimal untuk mempercepat proses naturalisasi Jairo Riedewald menjelang laga krusial Timnas Indonesia melawan Australia pada 20 Maret 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi memperkuat skuad Garuda dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C.
Dokumen administrasi Jairo Riedewald, pemain Royal Antwerp asal Belgia, telah dinyatakan lengkap oleh PSSI. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara khusus mengawasi perkembangan proses ini melalui koordinasi intensif dengan tim hukum federasi. Saat ini, naturalisasi Riedewald sudah memasuki tahap persetujuan Komisi III dan Komisi X DPR RI sebelum diajukan ke Kementerian Sekretariat Negara untuk mendapatkan Keputusan Presiden.
Jairo Riedewald, bek serba bisa berusia 28 tahun dengan tiga caps untuk Timnas Belanda U-21, dinilai mampu memperkuat lini pertahanan sekaligus menambah variasi serangan. Pengalamannya bermain di Premier League bersama Crystal Palace pada periode 2017-2020 menjadi nilai tambah yang diharapkan dapat membantu Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah menyiapkan beberapa skenario formasi yang mengakomodasi potensi kedatangan Riedewald. Analisis tim pelatih menunjukkan bahwa pemain keturunan Indonesia-Belanda ini bisa dimainkan dalam beberapa posisi, antara lain:
Dengan kehadiran Riedewald, kombinasi dengan pemain naturalisasi lainnya seperti Ivar Jenner dan Nathan Tjoe-A-On di sektor tengah diharapkan dapat meningkatkan soliditas pertahanan serta mempercepat transisi serangan.
PSSI telah menyusun program persiapan Timnas Indonesia guna menghadapi Australia. Beberapa langkah strategis yang telah dilakukan meliputi:
Statistik performa Riedewald di Liga Pro Belgia musim 2024/2025 menunjukkan sejumlah keunggulan yang bisa menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia. Beberapa parameter penting yang menunjukkan keunggulannya dibandingkan rata-rata pemain di liga tersebut antara lain:
Kemampuannya dalam membaca permainan serta penguasaan bola di bawah tekanan menjadi nilai lebih yang bisa dimanfaatkan dalam menghadapi permainan fisik Australia.
Erick Thohir menggelar rapat darurat dengan seluruh jajaran pelatih Timnas di Belanda pada 28 Januari 2025. Pertemuan yang dihadiri oleh Patrick Kluivert, Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg ini membahas beberapa aspek penting, seperti Strategi rotasi pemain untuk menghadapi jadwal padat dalam dua laga dalam rentang lima hari. Taktik untuk meredam serangan sayap Australia yang dikenal agresif.
Formasi alternatif 3-5-2 untuk mengantisipasi absennya pemain akibat akumulasi kartu atau cedera. Selain itu, tim medis juga telah menyiapkan protokol khusus untuk menjaga kebugaran pemain selama penerbangan panjang ke Australia, termasuk terapi oksigen serta penggunaan kompresi kaki guna mencegah cedera akibat perjalanan jauh.
Laga ini menjadi ujian besar bagi Patrick Kluivert dan asistennya, Alex Pastoor. Sejarah mencatat bahwa Timnas Indonesia belum pernah menang dalam empat pertemuan resmi melawan Australia, dengan tiga kekalahan dan satu hasil imbang. Namun, dengan strategi yang tepat, catatan tersebut bisa diubah melalui beberapa pendekatan, seperti:
Dengan 76% tiket pertandingan telah terjual, laga ini diperkirakan akan disaksikan lebih dari 40.000 penonton. Dukungan suporter bisa menjadi faktor tambahan yang membantu meningkatkan semangat juang para pemain Garuda.
Upaya PSSI untuk mempercepat naturalisasi Jairo Riedewald merupakan bagian dari strategi jangka pendek guna meningkatkan daya saing Timnas Indonesia. Meskipun proses administrasi masih membutuhkan koordinasi lintas lembaga, persiapan taktis dan teknis tetap menjadi fokus utama menjelang laga penentu di Sydney.
Keberhasilan mengoptimalkan sumber daya pemain naturalisasi dan lokal akan menjadi kunci bagi Timnas Indonesia dalam menciptakan kejutan melawan Australia di kandangnya sendiri. Ikuti terus persiapa Timnas Indonesia menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 hanya di ShotsGoal!