Competitions
Barcelona akhirnya memastikan diri sebagai juara La Liga 2025/2026 setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 2-0 di Camp Nou. Kemenangan ini menjadi penegasan dominasi Blaugrana di kompetisi domestik musim ini sekaligus menutup persaingan gelar lebih cepat. Dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke-9 dan Ferran Torres pada menit ke-18. Sejak awal laga, Barcelona tampil agresif dan mampu menekan pertahanan Real Madrid yang kesulitan mengembangkan permainan. Hasil tersebut membuat Barcelona kukuh di puncak klasemen dengan 91 poin. Dengan hanya tersisa tiga pertandingan, selisih 14 poin dari Real Madrid di posisi kedua sudah tidak mungkin dikejar lagi hingga akhir musim.
Meski tidak tampil di pertandingan karena cedera hamstring, Lamine Yamal tetap menjadi sorotan utama setelah laga berakhir. Pemain muda Barcelona itu ikut merayakan gelar bersama rekan-rekannya di lapangan Camp Nou.
Sehari setelah kemenangan tersebut, Yamal mengunggah momen selebrasi melalui Instagram Story pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menuliskan kalimat âTalk is cheapâ disertai emoji tertawa yang langsung menarik perhatian publik. Banyak pihak menilai unggahan tersebut merupakan sindiran untuk Jude Bellingham.
Gelandang Real Madrid itu sebelumnya pernah menggunakan kalimat yang sama setelah kemenangan El Real atas Barcelona pada pertemuan Liga Spanyol bulan Oktober lalu. Unggahan Yamal pun semakin memperpanjang daftar ketegangan antara kedua pemain muda yang kini menjadi wajah baru rivalitas El Clasico.
Perseteruan antara Lamine Yamal dan Jude Bellingham sebenarnya sudah mulai terasa sejak awal musim. Sebelum El Clasico Oktober 2025, Yamal sempat melontarkan komentar yang menyebut Real Madrid sering mendapatkan keuntungan dan terlalu banyak mengeluh.
Komentar tersebut memicu reaksi keras dari kubu Real Madrid. Kapten tim, Dani Carvajal, bahkan dilaporkan sempat menegur Lamine Yamal secara langsung setelah pertandingan berakhir, menunjukkan ketegangan yang meningkat antara kedua pihak usai laga tersebut.
Saat itu, Real Madrid masih unggul dalam perebutan gelar dengan selisih lima poin dari Barcelona. Namun situasi tersebut berubah drastis setelah Barcelona tampil lebih konsisten di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dengan performa yang terus konsisten, dominasi atas Real Madrid yang semakin nyata, serta lahirnya generasi muda berbakat di bawah asuhan Hansi Flick, Barcelona kini kembali menegaskan diri sebagai raksasa yang siap menguasai sepak bola Spanyol dalam waktu yang panjang. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!