Competitions
Laga antara West Ham dan Arsenal di Liga Inggris kembali menjadi sorotan setelah keputusan VAR yang kontroversial memicu perdebatan luas. Situasi tersebut bahkan sampai menarik perhatian FIFA menjelang Piala Dunia 2026. Gol West Ham dari situasi bola mati dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya. Keputusan itu memunculkan diskusi panjang terkait batasan kontak fisik dalam duel udara di kotak penalti. FIFA menilai insiden seperti ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap situasi bola mati perlu ditingkatkan, terutama dalam turnamen besar yang akan datang.
Menanggapi situasi tersebut, FIFA memastikan akan memberikan perhatian khusus terhadap duel fisik saat sepak pojok dan tendangan bebas di Piala Dunia 2026. Wasit akan diminta lebih teliti dalam menilai kontak antar pemain.
Pascal Zuberbuhler dari Kelompok Studi Teknis FIFA menegaskan bahwa wasit terbaik dunia akan bertugas di turnamen tersebut. Namun ia juga mengakui bahwa situasi di kotak penalti sering kali sulit dinilai secara cepat.
Menurutnya, pelanggaran kecil terhadap kiper sering terjadi di tengah kerumunan pemain dalam situasi bola mati, sehingga membutuhkan ketelitian ekstra dan fokus tinggi dari perangkat pertandingan untuk memastikan keputusan yang tepat dan adil di lapangan.
Mantan gelandang Arsenal, Gilberto Silva, menilai tren bola mati seperti yang dilakukan Arsenal musim ini belum tentu bisa diterapkan secara luas di level tim nasional. Menurutnya, keterbatasan waktu latihan menjadi kendala utama.
Arsenal sendiri menjadi salah satu tim paling efektif dalam memanfaatkan situasi bola mati di Liga Inggris musim ini. Banyak gol mereka lahir dari skema sepak pojok dan umpan silang terukur.
Duet bek tengah William Saliba dan Gabriel menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Kekuatan fisik dan timing yang tepat membuat Arsenal sangat berbahaya dalam situasi set piece.
Meski demikian, Gilberto Silva menilai bola mati tetap akan menjadi senjata penting di Piala Dunia 2026. Namun ia tidak yakin strategi tersebut akan menjadi fokus utama setiap tim nasional. Dengan meningkatnya perhatian FIFA, situasi bola mati diprediksi akan menjadi salah satu aspek paling diawasi di Piala Dunia 2026, terutama terkait kontak fisik dan potensi pelanggaran di dalam kotak penalti. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!