Competitions
AC Milan tengah berada dalam situasi sulit setelah performa tim menurun di fase akhir musim. Padahal, Rossoneri sempat tampil sangat konsisten dengan catatan 24 pertandingan tanpa kekalahan di awal musim. Penurunan performa sejak April membuat target besar klub kini berada dalam ancaman. Posisi di zona Liga Champions juga belum sepenuhnya aman karena persaingan semakin ketat dengan klub-klub lain. Kondisi ini membuat tekanan terhadap pelatih Massimiliano Allegri dan jajaran manajemen semakin meningkat. Situasi ruang ganti disebut mulai tidak kondusif dalam beberapa pekan terakhir.
Laporan dari Corriere della Sera menyebut hubungan Massimiliano Allegri dan Zlatan Ibrahimovic sudah tidak harmonis. Bahkan, komunikasi keduanya dikabarkan hampir terputus dalam beberapa waktu terakhir.
Ketegangan ini disebut bermula setelah kekalahan Milan dari Napoli pada awal April. Perbedaan pandangan terkait keputusan internal tim, termasuk soal posisi kiper ketiga untuk musim berikutnya, menjadi pemicu utama konflik.
Sejak saat itu, Ibrahimovic dikabarkan jarang terlihat di Milanello. Ia baru kembali ke pusat latihan klub setelah beberapa waktu absen, yang semakin memperkuat spekulasi adanya masalah internal di tubuh tim.
Menurut laporan yang sama, ketegangan antara Allegri dan Ibrahimovic sebenarnya bukan hal baru. Konflik tersebut sudah mulai terasa sejak periode pertama Allegri menangani AC Milan.
Pada masa itu, Ibrahimovic masih aktif sebagai pemain dan disebut beberapa kali memiliki perbedaan pandangan dengan pelatih. Interaksi di luar struktur tim juga disebut menjadi salah satu sumber ketegangan.
Ibrahimovic bahkan dikabarkan pernah memberikan komentar atau saran taktik kepada pemain lain. Hal ini dianggap mengganggu keseimbangan internal tim dan memperburuk hubungan di ruang ganti Milan.
Situasi internal yang memanas membuat masa depan Massimiliano Allegri di AC Milan semakin dipertanyakan. Laporan menyebut sang pelatih mulai condong untuk meninggalkan klub pada akhir musim. Keputusan tersebut dikabarkan tidak akan bergantung pada hasil akhir kompetisi, termasuk peluang Milan di Eropa. Artinya, kemungkinan perpisahan tetap terbuka meski target musim tercapai. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!