Competitions
Harry Maguire kembali menunjukkan bahwa dirinya belum habis. Bek berusia 32 tahun itu tampil konsisten bersama Manchester United dalam beberapa laga terakhir Liga Inggris. Performa solidnya menjadi bagian penting dari kebangkitan Setan Merah di kompetisi domestik.
Manchester United bahkan mencatatkan kemenangan beruntun atas lawan-lawan berat. Manchester City berhasil ditaklukkan dengan skor 2-0, sementara Arsenal tumbang 3-2 dalam laga dramatis. Dalam dua pertandingan tersebut, Maguire selalu tampil sebagai starter dan memimpin lini pertahanan.
Ketenangan, pengalaman, serta kemampuan membaca permainan membuat Maguire menjadi figur sentral di jantung pertahanan MU. Ia tidak hanya kuat dalam duel udara, tetapi juga mampu menjaga kedisiplinan lini belakang saat menghadapi tekanan lawan.
Salah satu faktor utama meningkatnya performa Manchester United adalah solidnya duet Maguire dengan Lisandro Martinez. Keduanya saling melengkapi dengan karakter permainan yang berbeda namun efektif. Maguire unggul dalam duel fisik, sementara Martinez agresif dan cepat membaca arah serangan lawan.
Kombinasi tersebut membuat pertahanan MU lebih stabil, bahkan saat menghadapi tim dengan lini depan tajam. Maguire tampak semakin percaya diri dan jarang melakukan kesalahan fatal yang sebelumnya kerap menjadi sorotan publik.
Performa ini memunculkan kembali diskusi soal peluang Maguire untuk kembali membela Timnas Inggris. Dengan pengalaman panjang di level internasional, ia dinilai masih relevan untuk menjadi opsi di sektor bek tengah The Three Lions.
Sejak Timnas Inggris ditangani oleh Thomas Tuchel, nama Harry Maguire belum pernah masuk dalam daftar panggilan. Namun performanya bersama MU membuat sejumlah pengamat menilai situasi tersebut patut dievaluasi ulang.
Jurnalis Inggris, Andy Goldstein, secara terbuka menyatakan dukungannya agar Maguire dibawa ke Piala Dunia 2026. Ia menilai Inggris tidak memiliki banyak opsi bek tengah yang benar-benar konsisten dan berpengalaman di level tertinggi.
Jika Maguire mampu menjaga performa seperti sekarang hingga akhir musim, peluangnya kembali ke Timnas Inggris tetap terbuka. Pengalaman, mentalitas bertanding, dan kepemimpinannya bisa menjadi aset berharga bagi Inggris dalam turnamen besar seperti Piala Dunia. Saksikan terus update pembahasan sepak bola menarik lainnya hanya di ShotsGoal!