Competitions
Kabar duka datang dari dunia sepak bola, Mircea Lucescu meninggal dunia pada usia 80 tahun, hanya lima hari setelah mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Rumania. Keputusannya mundur diambil pada 2 April 2026 karena gangguan kesehatan yang dialaminya menjelang latihan. Menurut laporan, Lucescu sempat mengalami serangan jantung sehari setelah mengundurkan diri, yang membuatnya dirawat intensif di rumah sakit. Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat melanjutkan tugas kepelatihan, menimbulkan kesedihan mendalam bagi dunia sepak bola Rumania dan Eropa. Federasi Sepak Bola Rumania (FRF) menyampaikan belasungkawa, menyebut Lucescu sebagai legenda sejati dan simbol nasional. Mereka menekankan bahwa sepak bola Rumania kehilangan seorang ahli taktik brilian, mentor, dan visioner yang membawa prestise negaranya ke level internasional.
Mircea Lucescu memimpin Timnas Rumania 1981â1986 dan kembali 2024â2026, berakhir setelah kalah 0-1 dari Turki di play-off, sehingga Rumania gagal ke Piala Dunia 2026.
Selain menangani tim nasional, Lucescu memiliki perjalanan panjang di klub-klub top Eropa. Ia pernah melatih Inter Milan, Galatasaray, Besiktas, Shakhtar Donetsk, Zenit St Petersburg, hingga Dynamo Kyiv, membawa berbagai prestasi dan gelar bagi klub-klub yang ditanganinya.
Karier kepelatihannya dimulai 47 tahun lalu bersama Corvinul Hunedoara dan berkembang pesat. Lucescu dikenal sebagai pelatih yang inovatif dan disiplin, serta memberikan pengaruh besar pada generasi pemain muda di Eropa Timur dan Turki.
Ucapan duka mengalir dari berbagai pihak. Galatasaray menyebut Lucescu sebagai pelatih peraih Piala Super UEFA dan 15 trofi liga Turki, serta menyatakan bahwa namanya tidak akan pernah terlupakan. Inter Milan juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Presiden FRF, Razvan Burleanu, menyebut hari kepergian Lucescu sebagai hari kelam bagi Rumania dan dunia sepak bola. Ia menegaskan bahwa Lucescu hidup untuk sepak bola dalam setiap detik kehidupannya dan meninggalkan warisan yang tak ternilai.
Banyak mantan pemain dan rekan sejawat menyebut Lucescu sebagai guru kehidupan, sosok yang mencintai olahraga ini melebihi apa pun. Dedikasi dan pengaruhnya bagi sepak bola Rumania dan klub-klub Eropa tetap akan dikenang.
Warisan Mircea Lucescu tetap hidup melalui prestasi, filosofi kepelatihan, dan pengaruh positifnya terhadap dunia sepak bola internasional, meninggalkan kenangan abadi bagi para pemain dan penggemar. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!