Competitions
Manchester United harus menelan kekalahan yang kembali memunculkan kritik terhadap Michael Carrick. Dalam laga melawan Leeds United, keputusan pelatih interim itu yang minim melakukan pergantian pemain menjadi sorotan utama. Sejak babak pertama, United sudah tertinggal dua gol. Namun, tidak ada perubahan pemain yang dilakukan saat turun minum, meski tim jelas membutuhkan penyegaran dan respons cepat di lapangan. Situasi semakin dipertanyakan ketika Lisandro Martinez mendapat kartu merah. Alih-alih segera melakukan penyesuaian taktik, Carrick tetap menunda pergantian hingga United semakin kesulitan mengejar pertandingan.
Dalam pertandingan tersebut, Carrick hanya melakukan dua pergantian pemain. Perubahan baru terjadi pada menit ke-70 ketika Mbeumo dan Dalot masuk, saat kondisi tim sudah dalam tekanan besar.
Beberapa pemain seperti Mason Mount dan Joshua Zirkzee bahkan tidak dimainkan sama sekali. Sementara itu, Manuel Ugarte terpaksa bermain di posisi darurat sebagai bek tengah untuk menutup kekosongan lini belakang.
Keputusan tersebut memunculkan banyak pertanyaan mengenai kemampuan Carrick dalam membaca situasi pertandingan yang berubah cepat, terutama ketika tim sedang tertinggal dan membutuhkan respons taktik yang lebih cepat, tepat, serta efektif di lapangan.
Jika melihat data sepanjang musim, pendekatan Carrick bukan hal baru karena ia dikenal sebagai salah satu pelatih dengan jumlah pergantian pemain paling sedikit di Premier League, bahkan cenderung konsisten mempertahankan susunan tim.
Rata-rata, Carrick hanya melakukan sekitar 3,5 pergantian per laga. Angka ini lebih rendah dibanding pelatih top lain, termasuk Pep Guardiola dan Arne Slot yang lebih aktif melakukan rotasi.
Selain itu, Carrick juga dikenal sebagai pelatih yang paling lama menunggu sebelum melakukan pergantian pertama, dengan rata-rata di atas menit ke-65, menunjukkan pendekatan yang sangat konservatif.
Menurutnya, pergantian pemain dilakukan untuk menghadirkan atribut tertentu yang sesuai kebutuhan tim di momen tertentu. Ia juga menekankan pentingnya menjaga struktur permainan agar tetap stabil sepanjang laga. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!