Competitions
Keputusan Real Madrid memecat Xabi Alonso menjadi salah satu sorotan besar dalam perjalanan musim ini. Kebersamaan Alonso dengan Los Blancos hanya berlangsung sekitar delapan bulan, sebelum akhirnya manajemen klub memutuskan untuk mengakhiri kerja sama. Kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi momen krusial yang mempercepat keputusan tersebut.
Selain hasil di laga final, performa Madrid secara keseluruhan juga dinilai belum stabil. El Real masih tertahan di peringkat kedua klasemen LaLiga, tertinggal empat poin dari Barcelona. Kondisi ini membuat tekanan terhadap Alonso semakin besar, terutama karena ekspektasi tinggi yang selalu melekat pada kursi pelatih Real Madrid.
Tak lama setelah pemecatan Alonso, Madrid bergerak cepat dengan menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru. Penunjukan ini menandai dimulainya era baru, sekaligus menutup perjalanan singkat Alonso yang penuh dinamika dan tantangan di Santiago Bernabeu.
Selama memimpin Madrid, Alonso juga dihadapkan pada tantangan besar dalam mengelola ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang. Ia disebut-sebut kesulitan mengendalikan ego para pemain, sesuatu yang krusial di klub sebesar Real Madrid. Situasi ini turut memengaruhi stabilitas tim di dalam dan luar lapangan.
Nama Vinicius Jr sempat dikaitkan dengan konflik internal bersama Alonso. Selain itu, momen Alonso terlihat ragu saat meminta Kylian Mbappe meninggalkan lapangan setelah final Piala Super Spanyol juga menjadi sorotan tajam media dan publik. Insiden tersebut dianggap mencerminkan melemahnya otoritas sang pelatih.
Meski berbagai isu beredar, tidak semua pemain memandang Alonso secara negatif. Beberapa pemain justru tetap menunjukkan rasa hormat atas dedikasi dan kerja kerasnya selama menukangi Madrid, termasuk sosok kunci di lini depan, Kylian Mbappe.
Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain yang secara terbuka menyampaikan salam perpisahan kepada Xabi Alonso. Melalui unggahan di Instagram Story, penyerang asal Prancis itu mengungkapkan rasa terima kasih atas ilmu dan kepercayaan yang diberikan kepadanya selama ini. Mbappe menegaskan rasa hormatnya kepada sang pelatih.
Di bawah arahan Alonso, Mbappe memang tampil luar biasa. Ia menjadi pilihan utama di lini serang dan mampu menunjukkan ketajamannya secara konsisten. Musim ini, Mbappe mencatatkan 29 gol dari 25 pertandingan di semua kompetisi, sebuah catatan impresif yang menegaskan peran penting Alonso dalam performanya.
Ucapan Mbappe menjadi penutup yang elegan bagi perjalanan Alonso di Real Madrid. Meski berakhir lebih cepat dari harapan, kontribusi Alonso tetap meninggalkan kesan bagi para pemain. Kini, Madrid melangkah ke era baru, sementara Alonso membawa pengalaman berharga untuk perjalanan berikutnya dalam karier kepelatihannya. Simak terus pembahasan sepak bola menarik lainnya hanya di ShotsGoal!