Competitions
Manchester City harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada lanjutan Liga Champions. Bermain di Aspmyra Stadion, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB, The Citizens kalah dengan skor 1-3 setelah tertinggal tiga gol lebih dulu. Situasi semakin sulit karena City harus mengakhiri laga dengan 10 pemain usai Rodri menerima kartu merah pada menit ke-62.
Hasil tersebut terasa semakin berat karena menjadi kekalahan kedua City dalam rentang waktu tiga hari. Sebelumnya, tim asuhan Pep Guardiola juga takluk 0-2 dari rival sekota, Manchester United. Rentetan hasil buruk ini membuat tekanan meningkat, baik kepada pemain maupun tim pelatih.
Kekalahan dari Bodo/Glimt juga bersejarah karena menjadi kemenangan pertama klub asal Norwegia itu di Liga Champions. Bagi City, hasil ini menjadi pengingat bahwa persaingan di kompetisi Eropa tak pernah mudah, terlebih saat bermain di kandang lawan dengan kondisi cuaca ekstrem.
Usai laga, para pemain Manchester City mengambil langkah terpuji dengan mengganti rugi tiket para suporter yang hadir langsung di Norwegia. Sebanyak 374 fan City diketahui terbang jauh ke Bodo demi mendukung tim kesayangan mereka, meski harus menghadapi cuaca dingin yang menggigit.
Harga tiket tandang pertandingan tersebut berkisar 25 pound sterling per orang. Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan skuad City mencapai 9.357 poundsterling atau setara sekitar Rp212 juta. Biaya tersebut ditanggung langsung oleh para pemain sebagai bentuk tanggung jawab moral atas performa tim.
Dalam pernyataan resmi yang diwakili oleh Bernardo Silva, Ruben Dias, Rodri, dan Erling Haaland, para pemain menegaskan bahwa suporter memiliki arti yang sangat besar. Mereka menyadari pengorbanan besar yang dilakukan fans, mulai dari jarak perjalanan hingga kondisi cuaca yang tak bersahabat.
Langkah City ini mendapat apresiasi luas, termasuk dari kelompok suporter mereka sendiri. Kevin Parker, perwakilan suporter Manchester City, menyebut keputusan tersebut sebagai bukti kuatnya hubungan antara pemain dan fans, terutama pada hari pertandingan.
Menurutnya, tidak banyak suporter yang menuntut pengembalian tiket. Namun, inisiatif dari para pemain justru membuat ikatan emosional semakin kuat dan terasa sangat berarti bagi pendukung setia klub.
Saat ini, Manchester City mengoleksi 13 poin dari tujuh pertandingan Liga Champions. Mereka wajib meraih kemenangan atas Galatasaray pada laga terakhir fase liga jika ingin lolos langsung ke babak 16 besar tanpa harus melewati jalur playoff. Di tengah tekanan hasil, City berupaya bangkit dengan dukungan penuh dari para suporternya. Pantau terus pembahasan terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di ShotsGoal!