Competitions
Pertandingan babak 16 besar UEFA Champions League musim 2025/2026 menjadi malam yang sangat berat bagi Antonin Kinsky. Kiper muda milik Tottenham Hotspur itu harus meninggalkan lapangan hanya setelah 16 menit pertandingan saat melawan Atletico Madrid di Stadion Metropolitano. Penampilan yang diharapkan menjadi panggung pembuktian justru berubah menjadi mimpi buruk.
Kesalahan pertama Kinsky terjadi ketika pertandingan baru berjalan sekitar lima menit. Ia terpeleset saat mencoba menguasai bola di area pertahanan sendiri. Bola kemudian direbut oleh Ademola Lookman yang dengan cepat mengalirkannya ke Julian Alvarez sebelum akhirnya diselesaikan oleh Marcos Llorente menjadi gol pembuka bagi tim tuan rumah. Tidak lama setelah itu, Atletico kembali menambah keunggulan melalui Antoine Griezmann. Gol kedua ini semakin membuat tekanan terhadap lini belakang Tottenham. Dalam waktu singkat, Spurs sudah tertinggal dua gol dan situasi pertandingan mulai terlihat sangat sulit bagi Tottenham.
Petaka bagi Tottenham belum berhenti sampai di situ. Hanya satu menit setelah gol kedua, kesalahan lain dari Kinsky kembali terjadi. Ia mencoba mengirim umpan menggunakan kaki kirinya ke arah Kevin Danso, tetapi bola tidak mengenai sasaran dengan sempurna. Kesalahan tersebut membuat bola justru jatuh di kaki Julian Alvarez. Tanpa kesulitan berarti, penyerang Atletico itu langsung memasukkan bola ke gawang kosong. Dalam waktu kurang dari 15 menit, Tottenham sudah tertinggal 3-0.
Situasi ini membuat pelatih Igor Tudor mengambil keputusan cepat. Ia segera menyiapkan kiper utama tim, Guglielmo Vicario, dari bangku cadangan. Keputusan untuk mengganti kiper hanya setelah 16 menit pertandingan menjadi momen yang sangat jarang terjadi dalam laga sebesar Liga Champions.
Penampilan Kinsky langsung mendapat sorotan tajam dari para komentator. Penyiar TNT Sports, Darren Fletcher, bahkan menyebut penampilan sang kiper sebagai sesuatu yang "benar-benar mengerikan". Ia juga mempertanyakan keputusan Tudor yang berani memainkan kiper muda tersebut dalam laga penting.
Menurut Fletcher, kesalahan yang terjadi terlalu mendasar untuk pertandingan sebesar Liga Champions. Ia menilai tekanan pertandingan mungkin terlalu besar bagi pemain berusia 22 tahun itu. Tottenham pun harus membayar mahal karena tertinggal tiga gol dalam waktu sangat cepat.
Komentator lain, Ally McCoist, juga mengaku terkejut melihat kejadian tersebut. Ia mengatakan Kinsky seharusnya membuang bola sejauh mungkin daripada mencoba memainkan umpan berisiko di area pertahanan sendiri.
Atletico Madrid sendiri mengakhiri laga dengan kemenangan 5-2, yang membuat langkah Tottenham Hotspur ke Babak Perempat-Final menjadi berat. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!