Competitions
Luka Modric membuka kembali kenangannya tentang Jose Mourinho, sosok pelatih yang dikenal keras, tegas, dan tanpa kompromi. Bagi Modric, Mourinho bukan sekadar pelatih, melainkan figur penting yang membentuk mental juara di ruang ganti Real Madrid.
Mourinho melatih Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013. Ia datang menggantikan Manuel Pellegrini yang sebelumnya gagal mempersembahkan gelar, meski didukung skuad bertabur bintang seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Kaka.
Kedatangan Mourinho membawa perubahan besar. Ia menanamkan filosofi disiplin dan tuntutan tinggi terhadap setiap pemain, tanpa memandang status. Prinsip inilah yang kemudian menjadi fondasi penting bagi kesuksesan Madrid di tahun-tahun berikutnya.
Kerja sama Mourinho dan Cristiano Ronaldo menjadi salah satu sorotan utama. Ini adalah kali pertama keduanya bekerja bersama, dengan ekspektasi besar untuk mengangkat prestasi klub di level tertinggi.
Namun hubungan itu tidak selalu berjalan mulus. Mourinho menuntut Ronaldo tidak hanya berkontribusi dalam menyerang, tetapi juga disiplin saat bertahan. Baginya, pemain bintang tetap harus menjalankan tugas tim secara penuh.
Dalam salah satu momen paling menegangkan, Mourinho membentak Ronaldo di ruang ganti karena dinilai lalai mengejar lawan. Teguran keras itu bahkan membuat Ronaldo menangis, sebuah gambaran nyata betapa tinggi standar yang diterapkan Mourinho di Madrid.
Luka Modric sendiri baru bergabung dengan Real Madrid pada 2012, yang menjadi musim terakhir Mourinho. Meski hanya semusim bekerja bersama, Modric merasakan dampak besar dari kepercayaan sang pelatih.
Modric menyebut Mourinho sebagai sosok istimewa dalam kariernya. Ia mengakui bahwa tanpa Mourinho, dirinya mungkin tidak akan mencapai level tertinggi bersama Madrid. Kepercayaan itu menjadi titik awal kesuksesan Modric di klub raksasa Spanyol tersebut.
Selama enam musim di Madrid, Modric dilatih oleh beberapa pelatih top dan meraih total 28 trofi, menjadikannya salah satu pemain tersukses dalam sejarah klub. Sementara itu, Ronaldo menorehkan sembilan musim gemilang dengan empat gelar Liga Champions dan dua LaLiga, meninggalkan warisan besar yang juga tak lepas dari sentuhan keras Jose Mourinho.
Ikuti terus gosip para pemain bintang, dan berita sepak bola terupdate lainnya hanya di ShotsGoal, cek sekarang juga!