Competitions
Lamine Yamal kembali mencuri perhatian dunia saat tampil bersama FC Barcelona dalam laga Liga Champions melawan Atletico Madrid. Meski Barcelona akhirnya tersingkir, Yamal tetap menjadi sorotan berkat gol cepatnya di menit keempat. Gol tersebut lahir dari kerja sama apik dengan Ferran Torres yang langsung diselesaikan dengan tenang oleh Yamal. Aksi ini menunjukkan ketenangan dan ketajaman seorang pemain muda di panggung besar Eropa. Meski Barcelona gagal melangkah ke semifinal, penampilan Yamal tetap menjadi pembahasan utama karena ia kembali mencetak sejarah baru di kompetisi elite tersebut.
Gol ke gawang Atletico membuat Yamal mencatat dua rekor sekaligus di Liga Champions. Ia menjadi pemain termuda yang mencapai 20 kontribusi gol dalam sejarah kompetisi, tepat pada usia 18 tahun 275 hari.
Selain itu, ia juga menjadi pemain termuda yang terlibat dalam 10 kontribusi gol dalam satu musim Liga Champions. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Erling Haaland saat masih berusia 19 tahun.
Catatan tersebut semakin menegaskan bahwa Lamine Yamal bukan hanya sekadar pemain muda berbakat, tetapi sudah berada di level elite sepak bola Eropa, menunjukkan kualitas luar biasa meski usianya masih sangat belia dan penuh potensi besar.
Performa Yamal di kompetisi Eropa menunjukkan perkembangan yang sangat stabil dari musim ke musim. Ia telah mencatatkan puluhan pertandingan dengan kontribusi gol dan assist yang terus meningkat.
Pada musim 2025/26, Lamine Yamal mencatat 6 gol dan 4 assist dalam 10 pertandingan Liga Champions, sementara musim sebelumnya juga menunjukkan kontribusi penting dengan torehan 5 gol dan 4 assist yang konsisten dan mengesankan.
Sejak debutnya di UEFA Youth League bersama Barcelona U-19, Lamine Yamal menunjukkan perkembangan luar biasa dengan grafik performa yang terus meningkat hingga akhirnya menjadi bagian penting tim utama Barcelona di level kompetisi tertinggi Eropa.
Yamal kini resmi menjadi pemain termuda yang mencapai 20 kontribusi gol di Liga Champions dengan total 11 gol dan 9 assist. Ia mencapainya hanya dalam 32 pertandingan, sebuah pencapaian luar biasa di level tertinggi Eropa. Catatan ini membuatnya melampaui dua legenda besar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai angka serupa. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!