Competitions
Spekulasi masa depan Mohamed Salah di Liverpool kembali memanas setelah sang bintang dicadangkan dalam tiga laga terakhir Premier League. Keputusan Arne Slot itu memicu ketegangan, terutama karena Salah mengaku tidak tahu alasan di balik pencadangan tersebut. Situasi ini membuat hubungan keduanya semakin renggang, sehingga membuka peluang besar bagi perubahan pada bursa transfer mendatang.
Dengan kondisi internal yang semakin rapuh, Salah pun memberi sinyal bahwa waktunya bersama Liverpool bisa saja segera berakhir. Hal tersebut membuat para pengamat percaya bahwa penjualan sang pemain bukanlah hal mustahil, bahkan berpotensi terjadi pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Liverpool tentu perlu mempertimbangkan segala faktor, termasuk nilai jual yang masih bisa mereka dapatkan.
Meski usianya memasuki 33 tahun, kualitas dan pengaruh Salah di lapangan tetap membuat namanya menarik di pasar transfer global. Klub-klub Timur Tengah pun disebut siap memanfaatkan situasi ini.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasar Mohamed Salah berada di angka 30 juta euro. Namun, nilai tersebut hanya gambaran statistik, bukan harga final yang bisa ditentukan Liverpool dalam negosiasi nyata. The Reds diperkirakan mampu melepas Salah dengan nilai jauh lebih tinggi, terutama karena peminat terbesar datang dari Liga Arab Saudi yang dikenal tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk bintang top dunia.
Para analis memperkirakan Liverpool bisa mengantongi 80-100 juta euro apabila menyetujui penjualan Salah dalam waktu dekat. Nilai tersebut berada pada kisaran Rp 1,5 triliun hingga Rp 1,9 triliun; ini jumlah luar biasa untuk pemain berusia 33 tahun. Dengan peminat kaya raya, angka ini dinilai sangat realistis mengingat pasar Timur Tengah sebelumnya juga mendatangkan banyak pemain top Eropa dengan harga premium.
Kontrak Salah yang masih berlaku hingga 2027 juga menjadi faktor penting yang memperkuat posisi Liverpool dalam negosiasi. The Reds bisa menolak tawaran rendah dan meminta angka maksimal.
Liverpool mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma pada 2017 dengan biaya 42 juta euro. Jika mereka benar-benar menjualnya di angka 80-100 juta euro, maka keuntungan finansial yang diperoleh akan sangat besar. Dalam kurun delapan tahun, Salah bukan hanya memberi kontribusi vital lewat gelar dan gol, tetapi juga berpotensi menghasilkan cuan besar sebelum masa kontraknya berakhir.
Penjualan dengan nilai tinggi ini dapat dimanfaatkan Liverpool untuk memperkuat skuad, terutama di lini serang yang membutuhkan regenerasi. Manajemen klub tentu harus menimbang antara keuntungan jangka pendek dan kebutuhan tim jangka panjang.
Apapun keputusan yang diambil, masa depan Mohamed Salah di Anfield kini berada di ujung tanduk. Bursa transfer Januari 2026 berpeluang menjadi momen besar bagi The Reds, baik dari sisi teknis maupun finansial. Nantikan terus, gosip para pemain, dan berita menarik lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal, cek sekarang juga!