Competitions
Jamie Vardy menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus bersinar di level tertinggi. Bergabung dengan Cremonese pada musim panas 2025 lewat status free transfer, striker asal Inggris itu langsung menjadi sorotan di Serie A. Meski hanya dikontrak selama satu tahun, kontribusinya terasa besar sejak laga pertama.
Catatan gol Vardy tersebut memberikan catatan sejarah baru di Serie A. Ia menjadi pemain kedua setelah Gianfranco Zola yang mampu mencetak tiga gol atau lebih di Serie A bersama tim promosi saat berusia di atas 38 tahun. Pencapaian ini tentu menjadi bukti ketajaman dan ketangguhan Vardy yang belum pudar meski usianya tak lagi muda.
Performa impresif itu menjadikan nama Vardy kembali diperhitungkan di kancah sepak bola Italia. Keberadaannya memberi warna berbeda bagi permainan Cremonese, terutama dalam hal efektivitas di lini depan.
Penampilan gemilang Jamie Vardy tidak hanya mengantarkannya masuk berita utama, tetapi juga mengantarkan penghargaan bergengsi. Ia resmi dinobatkan sebagai Player of the Month Serie A edisi November 2025. Vardy mengalahkan sejumlah nama besar seperti Mike Maignan, Lautaro Martinez, David Neres, Leo Ostigard, dan Nicolo Zaniolo, telah menunjukkan bahwa kontribusinya benar-benar luar biasa.
Pemilihan pemain terbaik bulanan itu menggabungkan suara penggemar secara online dan analisis data statistik individu. Dengan metrik performa yang objektif, Vardy unggul berkat efektivitasnya di depan gawang, pergerakan tanpa bola, serta kontribusi besar terhadap hasil pertandingan Cremonese.
Penghargaan itu juga mencatatkan sejarah baru. Jamie Vardy menjadi pemain asal Inggris pertama yang berhasil meraih gelar Player of the Month Serie A, mempertegas statusnya sebagai salah satu striker paling konsisten dalam satu dekade terakhir.
CEO Lega Serie A, Luigi De Siervo, memberikan pujian tinggi atas performa Vardy. Menurutnya, kedatangan Vardy membawa energi baru bagi liga dan mendapat sambutan luar biasa dari para penggemar. Cremonese yang berani mendatangkan Vardy pada bursa musim panas pun dinilai mengambil keputusan tepat.
De Siervo menilai Vardy tidak hanya menawarkan kualitas dalam hal mencetak gol, tetapi juga memancarkan kepemimpinan alami yang memengaruhi ruang ganti tim. Semangat kompetitif, pengalaman panjang di Premier League, serta kemampuan menembaknya yang masih tajam dianggap sebagai faktor penentu performanya.
Dengan segala pencapaiannya sejauh ini, Jamie Vardy membuktikan bahwa dirinya masih merupakan sosok berbahaya di depan gawang. Cremonese pun semakin optimistis menghadapi musim ini dengan kehadiran Vardy sebagai motor serangan. Ingin update berita bola paling seru dan cepat? Cek sekarang dengan ShotsGoal, untuk semua kabar menarik lainnya!