Competitions
Barcelona ternyata pernah sangat dekat untuk merekrut Antony saat sang winger masih berseragam Ajax Amsterdam. Fakta ini diungkap langsung oleh mantan Direktur Olahraga Barcelona, Jordi Cruyff, yang kala itu terlibat dalam perencanaan transfer klub. Antony dinilai sebagai pemain muda bertalenta dengan karakter permainan yang cocok untuk filosofi Blaugrana.
Menurut Jordi Cruyff, Barcelona sudah memantau perkembangan Antony sejak ia tampil impresif bersama Ajax di Eredivisie dan kompetisi Eropa. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya dalam duel satu lawan satu membuat Antony masuk dalam daftar prioritas klub.
Namun rencana tersebut tidak berjalan mulus. Barcelona saat itu berada dalam kondisi finansial yang rumit, sehingga setiap keputusan transfer harus dipertimbangkan dengan sangat matang. Situasi ini menjadi awal dari gagalnya kepindahan Antony ke Camp Nou.
Jordi Cruyff mengungkapkan bahwa Ajax mematok harga yang sangat tinggi untuk Antony. Klub asal Belanda tersebut meminta mahar hingga 100 juta euro, angka yang sulit dijangkau Barcelona pada saat itu. Permintaan tersebut membuat manajemen Blaugrana akhirnya berpikir ulang.
Barcelona menilai kualitas Antony memang spesial, tetapi harga yang diminta dianggap terlalu berisiko. Dengan kondisi keuangan klub yang belum stabil, Barcelona memilih untuk mundur demi menjaga keseimbangan finansial jangka panjang.
Di sisi lain, Manchester United justru berani mengambil langkah besar. Setan Merah menebus Antony pada 2022 dengan nilai sekitar 95 juta euro. Transfer tersebut sempat menyedot perhatian besar karena menjadikan Antony salah satu pemain termahal dalam sejarah Premier League.
Sayangnya, karier Antony di Manchester United tidak berjalan sesuai ekspektasi. Ia kesulitan tampil konsisten dan gagal menunjukkan performa terbaiknya di Old Trafford. Dalam dua setengah musim, kontribusinya dinilai tidak sebanding dengan harga transfernya.
Pada musim panas 2025, Antony akhirnya dilepas ke Real Betis dengan harga jauh lebih murah, hanya sekitar 22 juta euro. Penurunan nilai tersebut menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan besar soal keputusan United di masa lalu.
Sementara itu, Barcelona memilih jalur berbeda dengan merekrut Raphinha dari Leeds United pada 2022. Dengan harga 58 juta euro, Raphinha justru berkembang menjadi winger penting dan mematikan di sisi sayap Blaugrana. Keputusan ini membuat Barcelona dianggap mengambil langkah tepat, meski nyaris mengamankan tanda tangan Antony di masa lalu.
Ingin update berita bola paling seru dan cepat? Cek sekarang dengan ShotsGoal, untuk semua kabar menarik lainnya!