Competitions
Erling Haaland tetap menjadi pusat perhatian meski performanya bersama Manchester City tengah menurun di awal 2026. Penyerang asal Norwegia itu baru mencetak dua gol dari 11 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut jelas berada di bawah standar tinggi yang selama ini melekat pada dirinya sebagai mesin gol utama City.
Meski demikian, Pep Guardiola menegaskan bahwa penurunan performa sementara tidak mengubah pandangannya. Sang manajer menyebut Haaland masih merupakan striker terbaik di dunia saat ini. Menurut Guardiola, kontribusi seorang penyerang tidak selalu bisa diukur hanya dari jumlah gol dalam periode singkat.
Guardiola juga menilai Haaland tetap memberikan dampak besar bagi permainan tim. Pergerakannya membuka ruang bagi pemain lain dan memaksa lini pertahanan lawan bekerja ekstra keras. Faktor-faktor inilah yang membuatnya tetap dipercaya, meski statistik golnya sedang tidak ideal.
Spekulasi mencuat jelang laga penting melawan Liverpool di Anfield. Haaland disebut-sebut berpotensi dicadangkan demi memberi tempat kepada Omar Marmoush yang sedang tampil tajam. Penyerang asal Mesir itu tampil impresif sejak kembali dari Piala Afrika.
Marmoush mencatatkan tiga gol dalam lima laga terakhir, termasuk dua gol krusial saat City menyingkirkan Newcastle United di semifinal Carabao Cup. Performa tersebut membuat publik mulai mempertanyakan apakah Guardiola perlu melakukan rotasi di lini depan.
Namun Guardiola tetap enggan memberi kepastian soal siapa yang akan menjadi starter. Ia menegaskan keputusannya selalu berdasarkan kebutuhan tim, bukan tekanan opini. Meski begitu, pernyataan konsistennya soal Haaland menunjukkan kepercayaan penuh yang belum tergoyahkan.
Manchester City sangat membutuhkan kemenangan atas Liverpool demi menjaga peluang juara Liga Inggris. Saat ini, City mengoleksi 47 poin dari 24 pertandingan dan tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen. Setiap laga kini bernilai krusial.
Namun Anfield bukan tempat yang ramah bagi Guardiola. Selama menukangi City, ia hanya sekali meraih kemenangan di markas Liverpool, dan itu pun terjadi tanpa penonton saat pandemi. Rekor tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi City.
Di tengah tekanan persaingan gelar dan rekor tandang yang kurang meyakinkan, kehadiran Haaland tetap dianggap vital. Meski sedang redup, keyakinan Guardiola menegaskan bahwa striker hebat sejati dinilai dari konsistensi jangka panjang, bukan sekadar momen singkat. Jika ingin melihat lebih banyak pembahasan terupdate dari sepak bola, ikuti berita terlengkapnya hanya di ShotsGoal!