Competitions
FIFA memberikan penegasan bahwa tidak ada rencana mengganti Iran dengan Italy di ajang Piala Dunia 2026. Isu ini sempat ramai diperbincangkan setelah muncul usulan dari pihak eksternal yang menginginkan perubahan komposisi peserta. FIFA menegaskan bahwa seluruh tim peserta telah ditentukan melalui proses kualifikasi resmi di masing-masing zona. Oleh karena itu, tidak ada dasar untuk melakukan pergantian tim di luar mekanisme tersebut. Keputusan ini sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di publik. Italia sendiri menjadi sorotan karena gagal lolos setelah tersingkir di babak play-off. Meski memiliki sejarah besar dengan empat gelar juara dunia, mereka tetap harus absen karena tidak memenuhi syarat kualifikasi.
Wacana penggantian Iran dengan Italia pertama kali muncul dari Paolo Zampolli, utusan khusus Presiden Amerika Serikat. Ia mengaku telah menyampaikan ide tersebut kepada pihak terkait, termasuk pemerintah AS dan FIFA.
Menurut Zampolli, Italia layak tampil karena memiliki prestasi besar di sepak bola dunia. Ia menilai kehadiran Azzurri akan menambah daya tarik turnamen, mengingat mereka merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia.
âSaya mengusulkan agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,â ujarnya, sebuah pernyataan yang langsung memicu perdebatan sengit dan luas di kalangan publik serta dunia sepak bola internasional karena dianggap sangat kontroversial dan sensitif.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan kembali bahwa Iran tetap akan berlaga di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa Iran lolos berdasarkan performa mereka di kualifikasi zona Asia yang berlangsung secara resmi.
Infantino juga menyampaikan bahwa para pemain Iran berhak tampil karena mereka telah berjuang di lapangan untuk mendapatkan tiket ke turnamen terbesar dunia tersebut. FIFA tetap berkomitmen pada prinsip fair play dan hasil kompetisi.
Pernyataan tersebut sekaligus menutup berbagai spekulasi yang beredar terkait kemungkinan perubahan peserta di luar jalur resmi, sekaligus menegaskan bahwa seluruh keputusan tetap berpegang pada aturan kualifikasi yang telah ditetapkan secara sah oleh FIFA.
Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio, juga menegaskan bahwa tidak ada jalan pintas untuk tampil di Piala Dunia. Ia menekankan bahwa setiap tim harus meraih tempatnya melalui kerja keras di lapangan, bukan melalui wacana atau intervensi politik. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!