Competitions
Arsenal masih berdiri di puncak klasemen Liga Inggris musim 2025/2026 dengan koleksi 33 poin dari 15 pertandingan. Performa konsisten The Gunners membuat mereka sementara unggul atas para pesaing, termasuk Manchester City yang berada tepat di bawahnya dengan selisih dua poin saja.
Persaingan di papan atas pun semakin ketat seiring musim yang masih panjang. Manchester City jelas belum kehilangan peluang untuk kembali merebut posisi teratas, apalagi dengan kualitas skuad dan pengalaman yang mereka miliki dalam perburuan gelar Premier League.
Namun menariknya, kondisi ini tidak terlalu ingin dipikirkan oleh Erling Haaland. Penyerang andalan City itu menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik melihat posisi Arsenal di klasemen. Baginya, fokus penuh pada pertandingan tim sendiri jauh lebih penting ketimbang memantau langkah rival.
Dalam pernyataannya, Erling Haaland dengan tegas menyebut bahwa Manchester City tidak perlu cemas menghadapi tim mana pun. Ia menilai klubnya sudah membuktikan konsistensi luar biasa dalam satu dekade terakhir, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
"Saya tidak mau berbicara soal itu. Saya fokus ke pertandingan kami sendiri," ujar Haaland. Sikap ini mencerminkan mental juara yang selalu ditanamkan di ruang ganti City, di mana tekanan persaingan justru dijadikan bahan bakar motivasi.
Haaland juga menegaskan bahwa City tidak merasa terintimidasi oleh performa Arsenal. Menurutnya, pengalaman panjang dalam persaingan gelar membuat City terbiasa berada dalam situasi seperti ini. Fokus utama tetap menjaga performa, meraih kemenangan, dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Dalam sisa pertandingan Liga Inggris pada Desember 2025, Manchester City akan menghadapi Crystal Palace, West Ham, dan Nottingham Forest. Tiga laga ini berpotensi menjadi momen penting bagi pasukan Pep Guardiola untuk menekan Arsenal di klasemen.
Sementara itu, Arsenal memiliki jadwal yang tak kalah menantang. The Gunners dijadwalkan menghadapi Wolverhampton Wanderers, Everton, Brighton, dan Aston Villa. Rangkaian laga tersebut jelas menuntut konsistensi tinggi jika ingin tetap bertahan di puncak.
Dengan jarak poin yang tipis, satu hasil imbang atau kekalahan bisa langsung mengubah peta persaingan. Inilah alasan mengapa Haaland memilih tak melihat ke arah Arsenal. Baginya, kunci perburuan gelar bukan pada rival, melainkan pada kemampuan mereka sendiri untuk terus menang dan menjaga fokus hingga akhir musim. Nantikan terus update eksklusif seputar sepak bola Liga Inggris menarik lainnya hanya di ShotsGoal!