Competitions
Barcelona tengah menghadapi situasi sulit setelah kehilangan Raphinha karena cedera saat membela Timnas Brasil. Cedera hamstring kanan yang dialami winger berusia 29 tahun itu terjadi saat laga uji coba melawan Prancis di Foxborough, yang berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Brasil. Cedera ini diperkirakan membuat Raphinha menepi selama lima pekan, mengganggu persiapan Barcelona di fase krusial musim 2025-26. Kehilangan salah satu pemain kunci ini memicu kekhawatiran besar di internal klub, terutama karena cedera terjadi di pertandingan non-kompetitif yang digelar jauh dari Spanyol.
Namun, manajemen menilai jumlah tersebut tidak sebanding dengan kerugian olahraga yang dialami. Raphinha merupakan salah satu motor serangan utama tim, dan ketidakhadirannya di lini depan berdampak besar pada kreativitas serta produktivitas gol Barcelona.
âTidak ada keraguan saya harus datang untuk mendukung yayasan. Bermain di Anfield melawan klub lama saya yang lain sangat menyenangkan,â kata Klopp. Ia menambahkan bahwa atmosfer pertandingan sangat santai, tanpa tekanan atau intensitas berlebihan, hanya untuk menikmati momen bersama penggemar.
Bagi klub, kehilangan pemain kunci di fase penting musim tidak bisa diganti hanya dengan kompensasi finansial. Barcelona menekankan bahwa nilai olahraga dan performa tim jauh lebih penting dibandingkan uang pengganti cedera.
Cedera Raphinha datang di waktu yang sangat sensitif. Pelatih Hansi Flick harus memutar otak untuk menjaga performa tim, karena winger Brasil ini tengah berada di puncak permainan. Sebelumnya, ia sempat mencetak hat-trick ke gawang Sevilla dan memborong dua gol dalam kemenangan 7-2 atas Newcastle United.
Tanpa Raphinha, lini depan Barcelona kehilangan kecepatan, kreativitas, dan ketajaman yang biasanya menjadi pembeda dalam pertandingan. Flick kini menghadapi tantangan berat untuk mengatur taktik dan menemukan kombinasi serangan alternatif di tengah jadwal padat sepanjang April.
Kehilangan pemain bintang seperti Raphinha berpotensi mengguncang ritme Barcelona, mengganggu koordinasi tim, dan menimbulkan tantangan besar di laga krusial La Liga serta persiapan menghadapi Liga Champions.
Klub kini berharap proses pemulihan berjalan cepat sambil menunggu respons FIFA atas protes yang diajukan. Barcelona menegaskan bahwa langkah ini bukan semata-mata soal uang, tetapi perlindungan terhadap hak dan performa klub di level tertinggi. Ini pengalaman yang luar biasa," tuturnya. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!