Competitions
Mohamed Salah selama bertahun-tahun dikenal sebagai ikon permainan Liverpool. Ketajamannya di lini depan membuat The Reds kerap menggantungkan nasib pada kontribusi gol dan assist sang bintang asal Mesir tersebut. Tidak berlebihan jika Salah disebut sebagai jantung serangan Liverpool di era modern.
Namun, memasuki musim 2025/26, situasinya mulai berubah. Liverpool perlahan menunjukkan perkembangan permainan yang lebih kolektif dan tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada satu pemain. Ketergantungan pada Salah yang dulu sangat kuat kini mulai berkurang.
Perubahan ini menjadi sinyal positif bagi Liverpool. Tim asuhan manajer mereka terlihat semakin matang dalam membangun serangan, dengan lebih banyak pemain yang berani mengambil peran penting di lini depan maupun lini tengah.
Data yang dirilis Sky Sports memperlihatkan fakta menarik. Sepanjang musim 2025/26, Liverpool telah menjalani 14 pertandingan bersama Mohamed Salah dan tujuh laga tanpa kehadirannya. Dari angka tersebut, terlihat perbedaan performa yang cukup signifikan.
Liverpool justru mencatatkan rata-rata 2,0 poin per pertandingan saat bermain tanpa Salah. Angka ini lebih tinggi dibandingkan saat Salah tampil, di mana The Reds hanya meraih rata-rata 1,7 poin per laga. Statistik ini menunjukkan tim tetap kompetitif meski kehilangan bintang utamanya.
Dari sisi produktivitas, Liverpool juga lebih tajam tanpa Salah. Gol per pertandingan meningkat menjadi 1,9 saat ia absen, dibandingkan 1,6 gol per laga ketika Salah bermain. Bahkan, ekspektasi gol juga lebih tinggi tanpa dirinya, yakni 1,95 berbanding 1,65.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depan Mohamed Salah di Anfield. Jika Liverpool terbukti mampu tampil efektif tanpa dirinya, manajemen klub mungkin akan lebih berani mengambil keputusan besar.
Isu mengenai ketertarikan klub-klub Arab Saudi semakin memperkuat spekulasi tersebut. Dengan tawaran gaji dan nilai transfer yang sangat tinggi, menjual Salah pada musim panas 2026 bisa menjadi opsi realistis bagi Liverpool.
Meski begitu, kepergian Salah tentu bukan keputusan mudah. Ia tetap pemain kelas dunia dengan pengaruh besar di ruang ganti. Namun, statistik musim ini menjadi bukti bahwa Liverpool tengah membangun era baru, di mana kekuatan tim tidak lagi bergantung pada satu sosok saja. Ikuti terus gosip para pemain bintang, dan berita sepak bola terupdate lainnya hanya di ShotsGoal!