Competitions
Kepindahan Karim Benzema ke Al Hilal memicu kehebohan besar di Liga Arab Saudi. Bukan hanya karena status Al Hilal sebagai rival abadi Al Ittihad, tetapi juga cara sang striker meninggalkan klub lamanya. Situasi ini membuat suasana memanas, terutama di kalangan pendukung Al Ittihad.
Benzema sebelumnya membela Al Ittihad selama dua setengah musim sejak bergabung pada 2023. Meski performanya sempat naik turun, ia tetap dianggap sebagai ikon besar berkat reputasinya sebagai legenda Real Madrid. Kontraknya pun sejatinya masih berlaku hingga musim panas mendatang.
Namun, menjelang penutupan bursa transfer musim dingin, Benzema secara mengejutkan memutus kontraknya. Keputusan itu langsung mengundang kritik keras, terlebih setelah ia justru bergabung dengan Al Hilal dan langsung mencuri perhatian publik.
Akar permasalahan disebut berasal dari negosiasi kontrak baru yang tidak berjalan mulus. Benzema dikabarkan kecewa dengan tawaran Al Ittihad yang dianggap merendahkan, yakni kontrak tanpa gaji pokok meski tetap memberinya keuntungan penuh dari hak citra.
Situasi ini diperparah oleh besarnya gaji Benzema di kontrak sebelumnya yang mencapai sekitar 100 juta dolar AS per musim. Tawaran baru tersebut membuat Benzema merasa tidak dihargai, sehingga memilih mencari jalan keluar dari klub.
Mohammed Noor, mantan pemain dan legenda Al Ittihad, menuding Benzema telah "main belakang." Ia menyebut sang striker sudah mencapai kesepakatan dengan Al Hilal sebelum memberi kejelasan kepada manajemen Al Ittihad, sehingga dinilai tidak jujur dan merugikan klub.
Kemarahan Mohammed Noor pun mewakili perasaan banyak pendukung Al Ittihad. Menurutnya, Benzema tidak menunjukkan sikap profesional dan mengabaikan dukungan besar yang ia terima dari fans selama berseragam kuning-hitam.
Noor menilai Benzema seharusnya memberikan penjelasan terbuka atau setidaknya ucapan terima kasih sebelum hengkang. Kepindahan diam-diam ke klub rival dianggap sebagai tindakan yang melukai hati suporter dan mencoreng etika sepak bola.
Meski menuai kritik, Benzema langsung membungkam sebagian pihak lewat performa gemilang. Ia mencetak hat-trick pada debutnya bersama Al Hilal. Namun bagi sebagian fans Al Ittihad, prestasi itu tak cukup menutupi luka, dan cap "pecundang" dari Mohammed Noor pun terlanjur melekat. Jika ingin melihat lebih banyak pembahasan terupdate dari dunia sepak bola, ikuti berita terlengkapnya hanya di ShotsGoal!