Competitions
Ruben Amorim datang ke Manchester United pada November 2024 dengan reputasi besar setelah sukses bersama Sporting. Ia membawa filosofi permainan khasnya, termasuk formasi 3-4-3 yang menuntut disiplin tinggi dan peran spesifik di setiap lini.
Namun sejak awal, pendekatan ini menimbulkan tanda tanya di ruang ganti Old Trafford. Banyak pemain sayap Manchester United yang terbiasa bermain lebih bebas justru kesulitan beradaptasi. Sistem tersebut dianggap tidak cocok dengan karakter skuad yang diwarisi Amorim. Akibatnya, performa tim naik turun dan konsistensi sulit didapatkan sepanjang musim.
Alejandro Garnacho menjadi salah satu korban dari perubahan besar yang dilakukan Amorim. Bersama Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Antony, ia masuk dalam daftar pemain yang tersisih karena dianggap tidak sesuai dengan skema permainan sang pelatih.
Bagi Garnacho, situasi ini terasa sangat pahit. Pemain muda lulusan akademi Manchester United tersebut merasa sudah memberikan kontribusi maksimal, termasuk tampil konsisten hingga final kompetisi Eropa Leauge. Namun kepercayaan Amorim kepadanya terus menurun.
Pada akhir musim 2024/25, masa depan Garnacho di United praktis tertutup. Sikap dan gaya bermainnya dianggap tak sejalan dengan visi Amorim, sehingga keputusan berpisah pun menjadi tak terelakkan.
Garnacho akhirnya hijrah ke Chelsea dengan nilai transfer sekitar 40 juta pound. Kepindahan ini dipandang sebagai kesempatan untuk memulai lembaran baru dan membuktikan kualitasnya di klub besar lain Premier League.
Meski sudah meninggalkan Manchester, Garnacho tetap memantau kabar dari mantan klubnya. Ketika berita pemecatan Amorim muncul pada 5 Januari, reaksinya langsung menyita perhatian publik. Ia diketahui menyukai unggahan media sosial yang mengonfirmasi kepergian sang pelatih.
Tindakan sederhana tersebut dianggap sebagai bentuk kepuasan pribadi. Banyak penggemar menilai Garnacho merasa keputusan klub akhirnya membenarkan kekecewaannya selama dilatih Amorim.
Bagi Garnacho, kisah di Old Trafford kini tinggal kenangan. Kepergian Amorim menjadi simbol berakhirnya bab sulit dalam kariernya, sekaligus membuka peluang untuk tumbuh lebih matang di lingkungan baru. Balik Kepergian Amorim dari Old Trafford. Pantau terus pembahasan terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di ShotsGoal!