Competitions
Riyad Mahrez kembali menjadi sorotan di ajang Piala Afrika 2025, bukan hanya karena perannya di lapangan, tetapi juga sikapnya di luar pertandingan. Sebagai kapten Timnas Aljazair, Mahrez memimpin tim dengan penuh tanggung jawab dan ketenangan.
Pemain berusia 34 tahun itu sukses membawa Aljazair lolos dari fase grup sebagai pemuncak klasemen Grup E. Konsistensi permainan dan pengalaman Mahrez menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas tim sepanjang babak penyisihan.
Aljazair kini bersiap menghadapi Republik Demokratik Kongo pada babak 16 besar Piala Afrika 2025. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (6/1/2026) malam WIB di Moulay Hassan Stadium, Rabat, dengan ekspektasi besar dari para pendukung.
Menjelang pertandingan penting tersebut, sebuah video Riyad Mahrez mendadak viral di media sosial. Dalam video itu, Mahrez terlihat asyik bermain bola dengan seorang gadis cilik penggemar Timnas Aljazair, menciptakan momen sederhana namun penuh makna.
Eks bintang Manchester City tersebut tampak melakukan juggling, saling mengoper bola, dan menikmati kebersamaan dengan sang fans kecil. Setelah itu, Mahrez memeluknya dengan hangat, menunjukkan kedekatan emosional yang jarang terlihat dari seorang bintang besar.
Menurut laporan Al Jazeera, momen tersebut direkam di salah satu hotel tempat Timnas Aljazair menginap di Rabat. Video itu pun mendapat sambutan luas, dengan lebih dari 80 ribu penayangan di platform X serta banjir pujian dari warganet.
Aksi tersebut bukanlah hal baru bagi Riyad Mahrez. Ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dekat dengan para penggemar, meski telah meraih banyak pencapaian di level klub dan internasional.
Pada saat menjelang akhir tahun 2025, Mahrez juga sempat menunjukkan kepeduliannya di media sosial. Ia membagikan unggahan seorang fans Aljazair yang kehilangan tas berisi dokumen penting usai laga melawan Burkina Faso di Piala Afrika 2025.
Dengan menuliskan ajakan sederhana, "Tolong bantu dia," Mahrez menggunakan pengaruhnya untuk membantu penggemar. Sikap ini menegaskan bahwa Mahrez bukan hanya kapten di lapangan, tetapi juga figur teladan yang menginspirasi lewat kerendahan hati dan empati. Pantau terus pembahasan terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di ShotsGoal!