Competitions
West Ham United 3-0 Leeds United - West Ham United Menang, Tapi Tak Cukup untuk Selamat dari Degradasi
Tottenham Hotspur 1-0 Everton - Tottenham Hotspur Selamat dari Degradasi
Sunderland 2-1 Chelsea - Sunderland Rebut Tiket Eropa
Nottingham Forest 1-1 Bournemouth - Bournemouth Kunci Tiket ke Liga Europa
Manchester City 1-2 Aston Villa - Aston Villa Kalahkan Manchester City dalam Kondisi Setengah Mabuk
Liverpool 1-1 Brentford - Liverpool Tutup Musim Mengecewakan dengan Hasil Imbang
Fulham 2-0 Newcastle United - Fulham Raih Kemenangan di Laga Terakhir
Crystal Palace 1-2 Arsenal - Arsenal Rayakan Gelar dengan Kemenangan
Burnley 1-1 Wolverhampton Wanderers - Dua Klub Terbawah Akhiri Perjalanan Premier League dengan Hasil Imbang
Brighton 0-3 Manchester United - Fernandes Pecahkan Rekor Asis Premier League
Prediksi Liga Inggris: Brighton vs Manchester Utd 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Burnley vs Wolves 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Fulham vs Newcastle 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Manchester City vs Aston Villa 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Nottingham vs Bournemouth 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: West Ham vs Leeds 24 Mei 2026
Chelsea 2-1 Tottenham Hotspur - Chelsea Jaga Peluang Bertanding di Eropa
Bournemouth 1-1 Manchester City - Arsenal Jadi Juara Premier League Setelah 22 Tahun
Arsenal 1-0 Burnley - Arsenal Berjarak Satu Kemenangan dari Juara
Newcastle United 3-1 West Ham United - The Hammers di Ambang Degradasi
Wolverhampton Wanderers 1-1 Fulham - Fulham Raih Hasil Imbang Mengecewakan
Leeds United 1-0 Brighton - Mimpi Brighton Berlaga di Liga Champions Pupus Melalui Kesalahan Konyol
Everton 1-3 Sunderland - Everton Kalah di Laga Kandang Terakhir
Brentford 2-2 Crystal Palace - Ouattara Selamatkan Poin untuk Brentford
Manchester United 3-2 Nottingham Forest - Manchester United Menang Melalui Gol Kontroversial
Aston Villa 4-2 Liverpool - Aston Villa Pastikan Berlaga di Liga Champions Musim Depan
Kabar terbaru datang dari Inggris mengenai Manchester United. Ternyata Manchester United berencana mengenakan jaket pelangi untuk gerakan mendukung LGBTQ+ sebelum laga melawan Everton pekan lalu di Liga Inggris 2024-2025 yang berkesudahan dengan kemenangan 4-0 bagi Manchester United. Lalu, kenapa pada akhirnya Manchester United tidak jadi menggunakan jaket pelangi tersebut? Ternyata, ini terjadi karena Noussair Mazraoui menolak hal tersebut.
Berdasarkan informasi dari orang di dalam klub Manchester United, sebenarnya klub berjuluk Setan Merah itu sudah memiliki rencana untuk mendukung gerakan LGBTQ+ yang masif di Inggris pekan ini. Adidas, sebagai produsen jersi Manchester United musim ini, bahkan sudah merancang jaket laga berwarna pelangi untuk para pemain. Dikabarkan, jaket tersebut harusnya dipakai saat pemain keluar lapangan sebelum laga melawan Everton.
Namun, saat Manchester United bertanding melawan Everton, jaket tersebut tidak terlihat digunakan oleh pemain-pemain Manchester United. Hal ini tentunya mengecewakan pendukung Manchester United dan komunitas LGBTQ+ itu sendiri. Padahal, saat sesi pemanasan, pemain-pemain terlihat mengenakan jaket tersebut.
Saat itu, belum diketahui apa yang menjadi kendalanya. Rainbow Devils, komunitas LGBTQ+ di klub Manchester United, kemudian mengungkapkan jika ada pemain yang menolak menggunakan jaket tersebut. Mereka saat itu tidak mengatakan siapa pemain yang dimaksud. Namun mereka mengungkapkan jika mereka kecewa berat dengan keputusan sang pemain.
Nah, pada hari Selasa WIB kemarin, akhirnya fakta siapa yang menolak gerakan tersebut bocor. Menurut informasi dari orang di dalam klub, adalah Mazraoui yang menolak hal tersebut. Bek kanan asal Maroko tersebut adalah seorang Muslim yang taat dan menurutnya, LGBTQ+ tidak sesuai dengan nilai-nilai dalam agama Islam. Ini yang mendasarinya menolak menggunakan jaket pelangi tersebut.
Keputusan tersebut sontak membelah publik pendukung sepak bola, terkhususnya pendukung Manchester United. Banyak yang mendukung keputusannya, dengan dalih semua orang harus saling menghargai keputusan yang diambil sang pemain. Di sisi lain, banyak juga yang menuding dirinya terkesan pilih-pilih mengenai hal yang dilarang dalam urusan agamanya.
Langkah cepat diambil oleh Rainbow Devils untuk merespons hal tersebut. Dalam pernyataannya, mereka mengungkapkan jika mereka memang kecewa dengan keputusan Mazraoui. Namun, mereka setuju dengan pendapat bahwa semua orang harus menghargai pilihan yang dibuat orang lain.
"Kami mengetahui jika identitas pemain yang menolak mengenai jaket pelangi ini sudah meluas. Kami hanya ingin menyampaikan jika kami mengutuk segala cacian dan hinaan yang diarahkan kepada pemain yang bersangkutan. Hal tersebut justru berisiko merusak semua hal positif lainnya yang telah dilakukan sebagian besar orang di klub,” kata kelompok suporter tersebut. "Kami menghormati hak sang pemain untuk memiliki pandangannya sendiri, walau kami merasakan kekecewaan yang mendalam karena keputusannya. Tapi tidak seharusnya hal tersebut membuat sang pemain berhak dicaci dan dihina seperti itu. Kami berharap para pendukung belajar untuk dewasa dan menghargai pendapat semua orang," pungkas pernyataan tersebut.
Kejadian penolakan-penolakan unsur LGBTQ+ ini bukan hanya terjadi di Manchester United saja. Tercatat, ada beberapa kasus yang terjadi selama Liga Inggris menerapkan kampanye LGBTQ+ ini, yang diberi nama Rainbow Laces (Tali Pelangi). Tentu saja figur yang paling hangat adalah Sam Morsy, kapten Ipswich Town.
Pemain asal Mesir itu diketahui tidak menggunakan ban kapten yang bercorak pelangi. Sama seperti Mazraoui, Morsy juga seorang Muslim yang taat. Sehingga, sang pemain menolak untuk mengenakan ban kapten pelangi dan memilih menggunakan ban kapten bercorak normal saat Ipswich Town bertanding melawan Nottingham Forest dan Crystal Palace.
Selain itu juga, ada juga insiden yang melibatkan pemain non-Muslim. Marc Guehi, yang merupakan seorang penganut agama Kristen yang taat, juga secara tersirat tidak terlalu mendukung gerakan LGBTQ+ ini. Hal ini karena kapten Crystal Palace menuliskan kata-kata "Saya cinta Yesus" dan "Yesus cinta kamu" dalam dua ban kapten pelangi yang dia kenakan saat melawan Newcastle United dan Ipswich Town.
West Ham United 3-0 Leeds United - West Ham United Menang, Tapi Tak Cukup untuk Selamat dari Degradasi
Tottenham Hotspur 1-0 Everton - Tottenham Hotspur Selamat dari Degradasi
Sunderland 2-1 Chelsea - Sunderland Rebut Tiket Eropa
Nottingham Forest 1-1 Bournemouth - Bournemouth Kunci Tiket ke Liga Europa
Manchester City 1-2 Aston Villa - Aston Villa Kalahkan Manchester City dalam Kondisi Setengah Mabuk
Liverpool 1-1 Brentford - Liverpool Tutup Musim Mengecewakan dengan Hasil Imbang
Fulham 2-0 Newcastle United - Fulham Raih Kemenangan di Laga Terakhir
Crystal Palace 1-2 Arsenal - Arsenal Rayakan Gelar dengan Kemenangan
Burnley 1-1 Wolverhampton Wanderers - Dua Klub Terbawah Akhiri Perjalanan Premier League dengan Hasil Imbang
Brighton 0-3 Manchester United - Fernandes Pecahkan Rekor Asis Premier League
Prediksi Liga Inggris: Brighton vs Manchester Utd 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Burnley vs Wolves 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Fulham vs Newcastle 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Manchester City vs Aston Villa 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Nottingham vs Bournemouth 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Prediksi Liga Inggris: West Ham vs Leeds 24 Mei 2026
Chelsea 2-1 Tottenham Hotspur - Chelsea Jaga Peluang Bertanding di Eropa
Bournemouth 1-1 Manchester City - Arsenal Jadi Juara Premier League Setelah 22 Tahun
Arsenal 1-0 Burnley - Arsenal Berjarak Satu Kemenangan dari Juara
Newcastle United 3-1 West Ham United - The Hammers di Ambang Degradasi
Wolverhampton Wanderers 1-1 Fulham - Fulham Raih Hasil Imbang Mengecewakan
Leeds United 1-0 Brighton - Mimpi Brighton Berlaga di Liga Champions Pupus Melalui Kesalahan Konyol
Everton 1-3 Sunderland - Everton Kalah di Laga Kandang Terakhir
Brentford 2-2 Crystal Palace - Ouattara Selamatkan Poin untuk Brentford
Manchester United 3-2 Nottingham Forest - Manchester United Menang Melalui Gol Kontroversial
Aston Villa 4-2 Liverpool - Aston Villa Pastikan Berlaga di Liga Champions Musim Depan